Tampilkan postingan dengan label zaman purba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zaman purba. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Mei 2010

Zeus The Lord Of Olympia






Dahulu kala ketika usia bumi ini masih muda, berpijaklah satu bangsa yang bernama bangsa Yunani. Bangsa Yunani Kuno ini mempunyai kepercayaan bahwa bentuk dari bumi ini bukanlah bulat seperti bola seperti halnya yang kita percayai, melainkan mereka percaya bahwa bentuk dari bumi ini bundar datar seperti cakram dengan negeri mereka berada di tengah-tengahnya, dan sebagai pusat dari alam semesta ini adalah Gunung Suci Olympus. Menurut kepercayaan mereka daratan yang terbentuk membentang dari Barat ke Timur, daratan yang membentang ini terbagi dua bagian yang sama besar dan terbagi oleh daerah perairan, yaitu Laut Tengah dan kelanjutannya Laut EuxineLaut Hitam, sementara Sungai Ocean sesungguhnya adalah Samudra Atlantic mengelilingi cakram bumi dari Selatan ke Utara.



Jauh di sebelah Utara terdapat suatu negeri yang disebut Hyperborea konon di negeri ini didiami dan dihuni oleh suatu ras yang hanya mengenal kebahagiaan. Di sana udara selalu nyaman serta berbagai buah-buahan selalu tersedia dan dipanen sepanjang tahun. Sedangkan jauh di sebelah selatan terdapat negeri yang disebut Ethiopia, di negeri ini penduduknya hampir sama dengan di Hyperbore yaitu hanya mengalami kebahagiaan namun di Ethiopia ini para penduduknya mengalami masa muda yang abadi dan tidak akan menjadi tua. Konon para Dewa-Dewi bahkan merasa terhormat apabila dapat tinggal bersama mereka. menurut kepercayaan bangsa Yunani Kuno, Matahari, Bulan, Bintang-Bintang, dan Fajar dipercaya terbit dari istana di sebelah Timur dan terbenam di Sungai Ocean di sebelah Barat di mana telah menunggu perahu yang akan membawa Matahari, Bulan, Bintang-Bintang, dan Fajar kembali ke istana emas di Timur.

Istana Dewa-Dewi berada di Gunung Olympus, di Thessaly. Gerbangnya selalu diselimuti awan oleh Dewi-Dewi musim. sebenarnya para Dewa-Dewi ini memiliki istananya masing masing namun meski para Dewa-Dewi tersebut tinggal di istana yang berbeda-beda namun mereka senantiasa berkumpul di balairung para Dewa, yaitu di kediaman raja Dewa ZeusJupiter. Menurut kepercayaan Yunani Kuno para Dewa-Dewi tersebut sama dan serupa dengan manusia dalam banyak hal kecuali bahwa mereka lebih berkuasa dan abadi berkat makanan yang mereka Makan yaitu Ambrosia, dan minuman yang mereka minum yaitu Nectar.pasti pernah dengar kalau Madu adalah minuman para dewa, nah Madu kan adalah Nectar, dan memang benar madu banyak manfaatnya dan khasiat salah satunya bisa bikin awet muda



Awal Mula Penciptaan

Konon menurut kepercayaan Yunani Kuno sebelum bumi dan semua ini tercipta yang ada hanyalah kekosongan dan kekelaman tanpa batas yang disebut Chaos, Chaos mempunyai seorang istri yang bernama Nox yaitu sang Dewi malam. Dari perkawinan mereka inilah lahirlah Erebus yakni Dewa kegelapan, yang di kemudian hari mengusir Chaos dan mengawini ibunya sendiri. Dari perkawinan anak dan ibu ini Terlahirlah Ether yaitu Dewa udara yang kebiruan, serta Emera Dia sang Dewi siang yang cemerlang berseri-seri. Namun seperti halnya Erebus mengusir Chaos, Ketika bertahta Ether dan Emera Dia-pun mengusir Erebus dan Nox lalu mulai berkuasa dan memerintah.kalau disimak mitologi ini tak jauh dari realita kita saat ini, dimana budaya atau hal-hal baru selalu menggantikan bahkan membunuh budaya atau hal-hal yang lama, atau bisa diartikan bahwa generasi muda selalu menggantikan generasi sebelumnya.

Dari pasangan ini (Ether dan Emera/Dia) lahirlah anak-anak yang Elok, Tampan, Cantik, dan Perkasa, yaitu Terra sang Dewi bumi yang penuh pesona, Caelus yaitu langit yang perkasa yang menyelimuti bumi dengan jubah birunya, Pontus sang lautan yang jubahnya membentang menutupi sebagian besar permukaan bumi, Amor yaitu Dewi cinta yang membawa benih-benih kehidupan, dan Tartarus yaitu neraka yang amblas ke dalam bumi dengan kedalaman yang tak terukur dan tak terjangkau oleh terang. Dan ditempat inilah tinggal Chaos,Nox, dan Erebus= yang terasing dan terusir.

Ketika Ether dan Emera turun tahta, Caelus sang langit menggantikan mereka naik tahta bersama Terra mendampinginya sebagai permaisuri. Dengan dibantu Amor yang membawa benih-benih kehidupan, Caelus dan Terra melahirkan anak-anak mereka yaitu para Titan pria dan Titanid wanita yang perkasa antara lain; Cronos, Saturn, Oceanus, Iapetus, Hyperion, Coeus, Crius, Rhea, Cybele, Justitia, Tethys, Theia, Mnemosyne, Eurybia, Phoebe, dan para Cyclop, yaitu raksasa-raksasa bermata tunggal diantaranya Brontes(Guntur), Steropes(Petir) dan Arges(Kilat), serta raksasa-raksasa berlengan seratus yang disebut Centimani yaitu Cottus, Obriareus. Terra tidak hanya menikah dengan Caelus Ia juga menikah dengan Pontus (ternyata isu poliandri pada masa kuno sudah ada ya...) dan dari perkawinannya dengan Pontus tersebut, Terra melahirkan Nereus, Thaumas, Phorcys, dan Ceto.


Pemberontakan Para Titan

Suatu ketika Caelus sangat murka dengan tingkah laku para Titan putra-putranya yang dianggap tidak menghormatinya, maka dilemparkanlah putra-putranya tersebut ke dalam Tartarus sebagai hukuman terhadap mereka. Namun Terra sang ibunda melihat hal tersebut dan merasa iba atas nasib putra-putranya itu, maka kemudian pergilah Ia untuk membebaskan putra-putranya itu.

Setelah terbebas berkat kasih sayang sang ibunda maka para Titan ini kemudian menyusun siasat untuk menggulingkan Caelus. Titan yang paling berjasa dalam hal ini adalah Cronos (Saturn), Ia adalah Titan yang paling perkasa diantara para Titan lainnya yang kemudian mendatangi Caelus di saat sedang beristirahat dan dengan senjata sabitnya yang bermata berlian dia melukai ayahnya hingga tak berdaya. Maka terdengarlah pekik kemenangan Cronos (Saturn) di seluruh jagat, karena kini dialah yang berkuasa menggantikan Caelus. Namun Caelus sempat menjatuhkan kutukannya kepada Cronos (Saturn) bahwa kelak seorang putranya juga akan menjatuhkan Ia dari tahtanya.

Di dalam Tartarus, Nox kemudian melahirkan makhluk-makhluk yang mengerikan untuk menghukum Cronos (Saturn), yaitu Nemesis sang Kebencian, Kelaparan, Dusta, Fitnah, Kekejaman, Penderitaan, dan sebagainya.

Cronos (Saturn) bertahta menggantikan ayahnya. Dia mengawini saudarinya, salah seorang Titanid, yaitu Rhea(Cybele). Dari perkawinan ini lahirlah lima orang anak, yaitu Hestia(Vesta), Hera(Juno), Demeter(Ceres), Poseidon(Neptune), dan Hades(Pluto). Namun teringat akan kutukan ayahnya, maka Cronos (Saturn) menelan semua anaknya begitu mereka dilahirkan untuk menghindari bencana bagi dirinya atas kutukan dari ayahnya.


Zeus(Jupiter)

Pada saat kehamilannya yang keenam Rhea (Cybele) yang berduka oleh ulah Cronos (Saturn) terhadap anak-anak mereka sendiri kemudian pergi ke lereng Gunung Dicte di Crete untuk melahirkan bayinya agar selamat dari incaran suaminya. Sekembalinya ke istana Cronos (Saturn), Rhea (Cybele) berpura-pura mengerang sakit hendak melahirkan. Setelah persalinannya selesai dia menyerahkan bungkusan bayinya kepada Cronos (Saturn), untuk ditelan. Tanpa memeriksa lagi Cronos (Saturn), menelan bungkusan yang diberikan oleh istrinya tersebut yang ternyata berisi sebongkah batu.


Putra keenam Cronos (Saturn), dan Rhea (Cybele) yang selamat dari kebuasan ayahnya diasuh oleh para peri di hutan lereng Gunung Dicte, terutama oleh Melia dan Adrastea. Mereka menamai bayi itu Zeus (Jupiter). Para makhluk menyayangi dewa kecil tersebut seolah mereka tahu bahwa kelak Zeus (Jupiter) yang akan membebaskan mereka dari cengkeraman sang tiran Cronos (Saturn). Seekor kambing betina yang bernama Amalthea, setiap hari memberikan air susunya kepada Zeus(Jupiter) dengan kasih sayang seorang ibu, kelak setelah Zeus(Jupiter) berkuasa Amalthea ditempatkan di angkasa di antara para bintang menjadi Rasi Bintang Capricorn.

Zeus (Jupiter) tumbuh dewasa dan menjadi seorang pemuda yang perkasa dan cerdas. Sahabatnya adalah seekor Rajawali besar bernama Aquila yang kerap membawakannya Ambrosia dan Nectar serta menceritakan hal-hal yang terjadi di seputar jagat raya. Zeus (Jupiter) menjadi tahu bahwa Cronos (Saturn), telah memerintah dunia ini didasari tindak kejahatan dan bertekad untuk menyelamatkan dunia ini dari kekejaman Cronos (Saturn).

Pertempuran Melawan Titan

Suatu ketika Zeus (Jupiter) mendapat kabar dari Oceanus bahwa Cronos (Saturn) yang saat itu memerintah semesta dengan kekejaman dan tindak tirani ternyata adalah ayahnya. Dia juga diberitahu bahwa saudara-saudarinya telah ditelan oleh Cronos (Saturn) setelah mereka dilahirkan. Bertambah bulatlah tekadnya untuk menyelamatkan dunia ini dari cengkeraman Cronos (Saturn). Oleh karena itu dia mengumpulkan sekutu-sekutunya yang juga menentang Cronos (Saturn). Namun sebelum itu dengan bantuan Methys, seorang putri Oceanus, dia membuat ramuan yang kemudian dipersembahkannya kepada Cronos (Saturn). Setelah meminum ramuan tersebut Cronos (Saturn). memuntahkan kembali semua anaknya yang ditelannya, Zeus (Jupiter) kemudian mengajak saudara-saudarinya tersebut bergabung melawan Cronos (Saturn). Ketika merasa diancam bahaya Cronos (Saturn) segera menghubungi saudara-saudaranya para Titan untuk membantunya. Sementara itu Zeus (Jupiter) telah berhasil mengumpulkan sekutu-sekutunya, yaitu saudara-saudarinya beserta Oceanus dan putri-putrinya, para Oceanid, serta Prometheus dan Epimetheus putra-putra Titan Iapetus. Mereka membangun markas di puncak Olympus kemudian mengelilingi altar bersumpah akan mengembalikan kedamaian dan ketentraman di semesta ini dengan menumbangkan kekuasaan Cronos (Saturn). Zeus (Jupiter) juga melepaskan para Cyclop dan Centimani dari Tartarus untuk membantunya melawan Cronos (Saturn) dan para Titan. Sebagai tanda terima kasihnya para Cyclop kemudian membuatkan senjata-senjata untuk Zeus (Jupiter) dan saudara-saudaranya, yaitu Petir untuk Zeus (Jupiter), Trisula yang dapat mengguncang bumi dan lautan untuk Poseidon (Neptune), dan Dwisula yang dapat membelah bumi dan Helm yang membuat pemakainya menjadi kasat mata untuk Hades (Pluto).

Perang melawan para titan berkobar sepuluh tahun lamanya. Namun akhirnya keunggulan Zeus (Jupiter) dengan sekutu-sekutunya terbukti. Para Titan yang kalah kembali dijebloskan ke dalam Tartarus, dirantai dengan rantai berlian dan dijaga oleh para Centimani. Atlas, saudara Prometheus dan Epimetheus yang membantu para Titan dihukum memanggul langit di pundaknya selamanya, sedangkan Cronos (Saturn). melarikan diri. Zeus (Jupiter) naik tahta menggantikan Cronos (Saturn). Dia membagi-bagikan kekuasaan kepada saudara-saudarinya. Poseidon (Neptune), menjadi penguasa lautan, Hades (Pluto) merajai Abyss/Tartarus (kerajaan orang mati), Hera (Juno) menjadi ratu langit dan permaisuri Zeus (Jupiter) . Namun Zeus (Jupiter) yang paling berkuasa atas mereka semua. Kehendak dan kata-katanya menjadi hukum yang harus dipatuhi. Memang seluruh makhluk memandangnya sebagai Bapa Semesta Alam karena dialah yang menyelamatkannya dari cengkeraman Cronos (Saturn). Dari istananya yang berselimut awan di Gunung Olympus Zeus (Jupiter) memerintah dunia dibantu oleh dewa-dewi lainnya.Zeus (Jupiter) kerap dilukiskan sebagai pria tua berambut dan berjanggut keperakan memakai jubah putih. Di tangannya tergenggam senjatanya yang tak terkalahkan, yaitu petir, dan tongkat kerajaan di tangannya yang lain sementara bola dunia di bawah telapak kakinya. Di sampingnya Aquila yang perkasa mengepakkan sayapnya. 



sumber : http://unordinary-world.blogspot.com/2009/03/mitologi-klasik-yunani.html
Baca selengkapnya gan...

Selasa, 20 April 2010

Nazca Lines


Nazca Lines merupakan serangkaian gambar berukuran raksasa yang terdapat di Gurun Nazca, Peru. Gambar-gambar tersebut memiliki ukuran begitu besar sehingga hanya dapat dilihat secara jelas dari udara. Diperkirakan, Gambar-gambar seperti ini dibuat antara tahun 200 SM hingga 700 M.

Dengan ukuran yang luar biasa besar dan presisi yang luar biasa, sepertinya hampir mustahil garis-garis ini hanya dibuat dengan peralatan yang primitif. Misteri inilah yang masih menyisakan teka-teki bagi para peneliti, memberikan ruang kepada mereka untuk berspekulasi.

Jim Woodman misalnya, mengatakan bahwa Nazca Lines dibuat oleh penduduk setempat dengan menggunakan bantuan balon untuk melihat gambar dari udara. Teori ini mendapat banyak kritikan karena kurangnya bukti seperti adanya sisa-sisa balon udara di sekitar Nazca Lines. Woodman sepertinya masih mengikuti cara berpikir modern yang mengisyaratkan perlunya pandangan dari udara untuk membuat garis itu.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Nazca Lines kemungkinan besar dibuat oleh penduduk setempat hanya dengan peralatan sederhana tanpa bantuan penglihatan dari udara.

Adalah Joe Nickell, seorang peneliti dari University of Kentucky yang pertama kali menemukan adanya batang kayu di sekitar lokasi Nazca Lines. Dari analisis karbon yang dilakukan, diketahui bahwa batang kayu tersebut berumur sama dengan gambar-gambar raksasa di Nazca Lines.

Joe Nickell kemudian mencoba untuk membuat tiruan sketsa Nazca Lines. Ternyata, dengan peralatan yang sederhana dan perencanaan yang matang, sebuah tim kecil dapat membuat gambar yang paling besar sekalipun hanya dalam hitungan hari. Caranya sangat sederhana, yaitu dengan menyingkirkan lapisan kerikil yang menutupi Gurun Nazca.

Kerikil dan batu yang terdapat di Gurun Nazca memiliki kandungan oksida besi yang membuat daratan di sana terlihat agak gelap. Ketika lapisan kerikil tersebut diangkat, maka lapisan tanah di bawahnya yang berwarna kontras akan memberikan kesan garis/gambar.


Lalu, jika dibuat hanya dengan menyingkirkan kerikil, mengapa Nazca Lines bisa bertahan begitu lama ? Jawabannya adalah karena kondisi Gurun Nazca yang kering, hampir tidak berangin, dan memiliki cuaca konstan sepanjang tahun.

Jika cara dibuatnya Nazca Lines sudah mulai menemukan titik terang, maka yang masih menjadi misteri adalah tujuan dibuatnya sketsa-sketsa raksasa itu.

Ada beberapa teori yang diajukan para ilmuwan mengenai tujuan pembuatan Nazca Lines. Salah satu teori yang mungkin paling terkenal (walaupun juga paling diragukan kebenarannya) diajukan oleh Erich von Daniken.

Dalam bukunya yang berjudul Chariots of the Gods, penulis Swiss tersebut mengatakan bahwa Nazca Lines merupakan tempat mendaratnya pesawat alien. Sketsa gambar yang ada merupakan ‘sinyal’, sedangkan garis-garis lurus yang terbentuk di sekitarnya merupakan ‘landasan’.


Namun, teori ini mendapat banyak kritikan karena tidak didasarkan atas bukti arkeologis yang kuat.

Peneliti lain bernama Robert Bast menduga bahwa Nazca Lines dibuat sebagai monumen untuk mengenang banjir besar yang pernah melanda kawasan tersebut. Ini terlihat dari gambar-gambar hewan yang terlihat seperti kumpulan mayat.

Nazca Lines memiliki bermacam-macam bentuk. Sebagian merupakan garis-garis lurus panjang dan menyilang satu sama lain. Memang terkesan tidak beraturan, tetapi adanya garis lurus yang sangat panjang di sebuah gurunpun sudah merupakan keunikan tersendiri.

Bukan hanya itu, yang lebih menakjubkan lagi, beberapa sketsa Nazca Lines merupakan gambar-gambar yang memiliki bentuk serta presisi yang luar biasa.

Sebagian dari gambar tersebut berbentuk sketsa bangunan geometrik. Namun yang paling terkenal dari semuanya adalah gambar-gambar hewan, di antaranya : laba-laba (45 meter), monyet (55 meter), burung Condor (140 meter), kadal (180 meter), burung kolibri (50 meter), paus (65 meter), dan yang terbesar, burung bangau (270 meter). Total area yang meliputi seluruh Nazca Lines terbentang hingga seluas 500 kilometer persegi.

Humming Bird Nazca Lines

Nazca Lines merupakan salah satu tempat didunia yang sampai saat ini masih banyak diliputi misteri.Banyak pertanyaan-pertanyaan muncul mengenai asal usulnya.
Peradaban mana yang telah menciptakannya?Lalu bagaimana cara mereka membuatnya?apakah tujuan dari pembuatan Nazca Lines itu sendiri?
Ya,semua pertanyaan-pertanyaan yang sering dijumpai diatas sampai saat ini masih belum bisa dijawab dengan pasti.

Nazca Lines terletak di Kawasan Pampa,Propinsi Nazca,Peru.Kawasan disebelah selatan Ibu Kota Peru,Lima terdiri dari hamparan tanah tandus seluas kurang lebih 450 km persegi.

Guano Bird Nazca Lines
Nazca Lines sendiri baru mulai marak diperbincangkan pada era tahun 1920'an,bermula dari cerita kebanyakan para penumpang pesawat terbang yang melintas daerah Nazca,mengaku seperti melihat garis-garis samar membentuk berbagai macam bentuk makhluk hidup (hewan) dengan dimensi yang besar.(tahun 1920'an merupakan era baru dalam penerbangan komersial di wilayah Amerika)
Sejak kabar penemuan itu,para arkeolog dari seluruh belahan dunia berbondong-bondong datang ke daerah Nazca untuk melihat dan meneliti lebih lanjut mengenai Nazca Line.


Dari hasil observasi,didapat kesimpulan bahwa Nazca Lines dibangun kira-kira sekitar 2000 tahun yang lalu.Namun,sampai saat ini,penjelasan mengenai peradaban manakah yang telah membuat Nazca Lines masih belum bisa dipastikan.Karena tingkat kerumitan dalam pengerjaannya, banyak orang berbendapat bahwa Nazca Lines diciptakan oleh makhluk luar angasa atau Alien.
Menurut mereka apakah mungkin peradaban zaman dulu dengan peralatan yang mungkin sangat sederhana mampu membuat Nazca Lines dengan bentuk yang sangat sempurna dan berdimensi besar (tapi klo menurtku sih mungkin aja,soalnya teknologi-teknologi perdaban masa lampau juga oke-oke,nggak kalah sama teknologi masa kini).Pembangunnya sendiri mungkin mengikuti kaedah astronomi,misalnya mengikuti suatu petunjuk tata letak dari rasi bintang.

Nazca Province,Peru Map
Namun,Arkeolog banyak menghubungkan Nazca Lines dengan suatu Peradaban Kota purba disekitar Nazca,yaitu Cahuachi.
Dugaan mereka,mungkin suku-suku dari Cahuanchi lah yang talah menciptakan Nazca Lines.Sebab pada sebuah penelitian direruntuhan kota purba tersebut,selain banyak ditemukan mummi,juga terdapat semacam monumen yang menggambarkan keadaan Nazca Lines dimasa silam.Tapi mungkin saja dugaan ini salah,dimungkinkan juga sebelum peradaban Cahuachi muncul,Nazca Lines sudah ada terlebih dahulu.


Lalu,apa sebab lukisan-lukisan/citra garis dari Nazca Lines bentuknya masih bisa terjaga sampai saat ini?
Hal tsb dikarenakan kedaan iklim di daerah padang tandus Nazca sendiri sangat bersahabat bagi kelesetarian bentuk-bentuk garis Nazca Lines.dengan curah hujan yang sangat rendah ditiap tahunnya,hal ini dapat menghindarkan garis-garis Nazca Lines dari ancaman pengikisan oleh air/pemudaran oleh air.

Sebab lainnya karena struktur tanah tandus Nazca sangat keras,sehingga memungkinkan kontur-kontur garis dapat tercetak dengan padat pada tanah tanpa adanya ancaman perubahan bentuk oleh pengikisan angin sekalipun.
Setiap Garis-garis kontur pada Nazca Lines sendiri juga diberi perlindungan khusus oleh para penciptanya,yaitu dengan cara memberikan mereka lapisan krikil kecil dan platina disetiap pinggiran garis,dengan demikian bentuk-bentuk kontur garis dari Nazca Lines dapat terjaga bentuknya sampai saat ini,walupun usianya sudah beribu-ribu tahun lamanya.

Setidaknya terdapat 9 citra garis dengan bermacam-macam bentuk makhluk hidup (hewan) yang tergambar pada tanah Nasca Lines,Namun ada 7 yang terbesar diantaranya:

- The Spider, panjang 46m,
- The Monkey, panjang 55m,
- The Guanay (guano bird), panjang 280m,
- The Lizzard panjang 180m,
- The Hummingbird, panjang 50m,
- The Killer Whale, panjang 65m,
- The Pelican - yang terbesar nih - panjang 285m .
Baca selengkapnya gan...

Senin, 19 April 2010

Stonehenge


Stonehenge merupakan sebuah monumen batu peninggalan manusia purba pada zaman Perunggu dan Neolithikum yang terletak berdekatan dengan Amesbury sekitar 13 kilometer (8 batu) barat laut Salisbury Plain, Propinsi Wilshire, Inggris.

Stonehenge sendiri terdiri dari tiga puluh batu tegak (sarsens) dengan ukuran yang sangat besar (masing-masing batu pada mulanya seragam tingginya, yaitu 10 meter dengan masing-masing batu mempunyai berat 26 ton), semua batu tegak tersebut disusun dengan bentuk tegak melingkar yang dikenal sebagai megalithikum.

Terdapat perdebatan mengenai usia sebenarnya lingkaran batu itu, tetapi kebanyakan arkeolog memperkirakan bahwa sebagian besar bangunan Stonehenge dibuat antara 2500-2000 SM. Bundaran tambak tanah dan parit membentuk fase pembangunan monumen Stonehenge yang lebih, awal sekitar 3100 SM. Walaupun seusia dengan ( henges ) zaman Neolithikum yang menye rupai Stonehenge, Stonehenge mungkin memiliki keterkaitan dengan bulatan batu lain yang terdapat di British Isle seperti Cincin Brodgar namun ukuran trilitonnya sebagai contoh menjadikannya unik. Tempat ini dimasukkan dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986.

Di dalam 30 lingkaran batu besar tadi, juga masih terdapat sekitar 30 batu dengan ukuran yang lebih kecil yang dinamakan Lintels, yang disusun dengan bentuk melingkar juga.Tapi pada saat ini keba nyakan batu-batu tegak tadi telah terkikis dan jatuh.

Prasejarah
Menurut Arkeolog inggris, Richard Jhon Coplan Atkinson (1950), Stonehenge kira-kira dibangun sekitar 5000 tahun silam, pembangunannya sendiri dibagi menjadi beberapa fase (I,II,IIIa,IIIb, dan IIIc). Tentunya dengan banyaknya tahapan fase dalam pembangunan Stonehenge, menunjukkan bahwa bangunan tersebut memerlukan waktu yang sangat lama dalam pengerjaannya, mulai dari peng angkutan batunya sendiri sampai tahap pengukiran pada setiap batunya. Pene muan diketahui adanya ukiran disetiap batu Stonehenge, hal ini baru diketahui oleh para peneliti baru-baru ini. Menurut seorang Arkeolog, Tom Goskar, dengan metode scaning laser, ukiran-ukiran pada batu tersebut baru akan terlihat. Jika deng an mata telanjang tidak akan terlihat. Tentunya dengan ditemukannya bentuk-bentuk ukiran pada bebatuan, setidaknya bisa memberikan secercah harapan untuk menguak kegunaan Stonehenge pada masa lalu.

Kompleks Stonehenge dibangun dalam beberapa fase pembangunan selama 2.000 tahun dan sepanjang kurun waktu itu aktivitas terus berjalan. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sesosok mayat seorang Saxon yang dipancung dan dikebumikan di tugu peringatan tersebut, dan kemungkinan mayat tersebut berasal dari abad ke-7 M.

Stonehenge I
Monumen pertama terdiri dari lingkaran tebing bulat dan parit berukuran 115 meter (320 kaki) diameter dan dengan satu pintu masuk di bagian timur laut. Fase ini adalah sekitar 3100 SM. Di bagian luar kawasan lingkaran terdapat 59 lubang, dikenal sebagai lubang Aubrey untuk memperingati Jhon Aubrey, arkeolog abad ketujuh belas yang merupakan orang pertama yang mengetahui lubang-lubang tersebut. Dua puluh lima dari lubang Aubrey diketahui mempunyai perkebumian abu pada dua abad setelah berdirinya Stonehenge. Tiga puluh abu mayat diletakkan di dalam parit kawasan lingkaran dan bagian lain dalam kawasan Stonehenge. Tembikar Neolitikum akhir telah ditemukan bersama-sama ini memberikan bukti tanggal. Sebuah batu tunggal monolit besar yang tidak dilicinkan dikenal sebagai ‘Batu Tumit’ ( Heel Stone ) terletak di luar pintu masuk.

Stonehenge II
Bukti fase kedua tidak lagi kelihatan. Bagaimanapun bukti dari beberapa lubang tiang dari waktu masa ini membuktikan terdapatnya beberapa bangunan kayu yang dibangun dalam kawasan lingkaran sekitar awal milenium ketiga SM. Beberapa kesan papan yang didapati dile takkan pada pintu masuk. Fase ini sama dengan tempat Woodhenge yang terletak berdekatan.

Stonehenge IIIa
Ekskavasi arkeologi menunjukkan bahwa sekitar 2600 SM, dua lengkungan bulan sabit dibuat dari lubang (dikenal sebagai lubang Q dan R) yang digali di tengah-teng ah lokasi. Lubang tersebut mengandung 80 batu biru tegak yang dibawa dari bukit Preseli, 250 batu di Wales. Batu-batu tersebut dibentuk menjadi tiang dengan teliti, kebanyakan terdiri dari batu jenis dolerite bertanda tetapi juga termasuk contoh batu rhyolite, tufa gunung berapi, dan myolite seberat 4 ton.

Pintu masuk dilebarkan pada masa ini menjadikannya selaras dengan arah matahari naik pertengahan musim panas dan matahari terbenam pertengahan musim semi masa tersebut. Monumen tersebut ditinggalkan tanpa disiapkan, sementara batu biru kelihatannya di pindah dan lubang Q dan R ditutup. Ini kemungkinan dilakukan pada masa fase Stonehenge IIIb. Monumen ini kelihatannya melebihi tempat di Avebury dari segi kepentingannya pada akhir masa ini dan Amesbury Archer, ditemukan pada tahun 2002 tiga batu ke selatan, membayangkan bagaimana Stonehenge kelihatan pada masa ini. Stonehenge IIIa dikatakan diba ngun oleh orang Beaker

Stonehenge IIIb
Pada aktivitas fase berikutnya pada akhir milenium ketiga 74 SM mendapati batu Sarsen yang besar dibawa dari kueri 20 batu di utara di lokasi Marlborough Downs. Batu-batu tersebut dikemaskan dan dibentuk dengan sambungan pasak dan ruas sebelum 30 didirikan membentuk bulatan tiang batu berukuran 30 meter diameter dengan 29 atap batu ( lintel ) di atas. Setiap bongkah batu seberat 25 ton dan jelas dibentuk dengan tujuan membuat kagum.

Batu orthostat lebar sedikit di bagian atas agar memberikan gambaran ia kelihatan lurus dari bawah ke atas sementara batu alang melengkung sedikit untuk menyambung gambaran bundar monumen lebih awal.

Di dalam bulatan ini terletak lima trili thon batu sarsen diproses dan disusun dalam bentuk ladam. Batu besar ini, sepuluh menegak dan lima batu alang, dengan berat masing-masing hingga 50 ton yang disambungkan dengan sambungan rumit. Ukiran pisau belati dan kepala kapak terdapat di sarsen. Dalam masa ini, jalan sepanjang 500 meter dibangun, menuju ke arah timur laut dari pintu masuk dan mengandung dua pasang tambak selaras yang berparit di tengahnya. Terakhir dua batu portal besar dipasangkan di pintu masuk yang kini hanya tinggal satu, Batu Penyembelihan ( Slaughter Stone ) 4,9 meter (16 kaki) panjang. Hal ini dipercayai hasil kerja kebudayaan Wessex Zaman Perunggu awal, sekitar 2000 SM.

Stonehenge IIIc
Selepasnya pada Zaman Perunggu, batu biru kelihatannya telah ditegakkan semula, dalam bulatan antara dua tiang sarsen dan juga dalam bentuk ladam di tengah, mengikuti tata layout sarsen. Walaupun ia kelihatannya satu fase kerja yang menakjubkan, pembangunan Stonehenge IIIc dibangun kurang teliti berbanding Stonehenge IIIb, batu biru yang ditegakkan kelihatannya mempunyai pondasi yang tidak kokoh dan mulai tumbang. Salah satu dari batu yang tumbang telah diberi nama yang kurang tepat sebagai Batu Penyembahan ( Altar Stone ). Dua bulatan lubang juga digali di luar bulatan batu yang dikenal sebagai lubang Y dan Z. Lubang-lubang ini tidak pernah diisi dengan batu dan pembangunan lokasi peringatan ini kelihatannya terbiarkan sekitar 1500 SM.

Stonehenge IV
Sekitar 1100 SM, jalan raya Avenue disambung sejauh lebih dari dua batu sampai ke Sungai Avon walaupun tidak jelas siapakah yang terlibat dalam kerja pembangunan tambahan ini.

Teori mengenai Stonehenge
Penelitian serius pertama dilakukan sekitar 1740 oleh William Stukeley. Stukeley keliru menyatakan bahwa lokasi ini dibangun oleh Druid, tetapi sumbangannya yang terpenting adalah mengambil gambar yang terukur mengenai lokasi Stonehenge yang membenarkan analisis yang lebih tepat tentang bentuk dan kepentingannya. Yang menunjukkan bahwa henge dan batunya disusun dalam bentuk tertentu yang mempunyai kepentingan astronomi.

Gerald Hawkins, Seorang Profesor Astronomi. Juga mengeluarkan pernyataan bahwa fungsi sesungguhnya dari Stonehenge dimasa lalu adalah sebagai Observatorium Astronomi yang canggih untuk meramalkan datangnya Gerhana Matahari ataupun Bulan (Stonehenge Decoded). Munurutnya, peletakkan setiap batu pada stonehenge mengandung kekayaan informasi untuk menunjang pernyataan tersebut.

Menurutnya, “Jika anda bisa memahami posisi pada setiap susunan batu, maka anda pasti dapat menyimpulkan mengenai kegunaan Stonehenge pada masa lalu”. Para Astronom lainnya juga menemukan siklus 56 tahun Gerhana Matahari dan Bulan dengan cara mendecode setiap batu pada Stonehenge.

Pada setiap batu tegak, merefleksikan posisi tertentu dari cahaya matahari, sehingga sangat akurat untuk menunjukkan siklus perhitungan astronomi. Sungguh hebat orang-orang zaman itu.

Bagaimana batu biru diangkut dari Wales telah banyak dibincangkan dan berdasarkan penelitian bahwa ia mungkin merupakan sebagian dari batu peringatan lebih awal di Pembrokeshire dan dibawa ke Dataran Salisbury ( Salisbury Plain ). Banyak arkeolog percaya bahwa Stonehenge merupakan percobaan mengekalkan dalam bentuk batu, bangunan papan yang bertaburan di Dataran Salisbury seperti Tembok Durrington.

Monumen ini diselaraskan timur laut – barat daya dan keutamaan diletakkan oleh pembangunnya pada titik balik matahari dan equinox sebagai contohnya, pada pertengahan pagi musim panas, matahari muncul tepat di puncak batu tumit ( Heel stone ), dan cahaya pertama matahari ke tengah Stonehenge antara dua susunan batu berbentuk ladam. Ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Matahari timbul pada arah berlainan pada permukaan geografi tempat berlainan. Untuk penyelarasan itu tepat, ia mesti diperkirakan tepat untuk garis lintang Stonehenge pada 51° 11’. Penyelarasan ini, tentunya dasar bagi reka dan bentuk dan tempat bagi Stonehenge. AlexanderThom berpendapat bahawa lokasi tersebut diatur menurut ukuran yar megalitikum.

Maka sebagian pendapat bahwa Stonehenge melambangkan tempat observatorium kuno, walaupun berapa jauh penggunaan Stonehenge untuk tujuan tersebut dipertentangkan. Sebagian pendapat pula mengemukakan teori bahwa ia melambangkan farah besar (Artikel dari the Observer), komputer atau juga lokasi pendaratan makhluk asing.

Banyak perkiraan mengenai pencapaian mesin diperlukan untuk membangun Stonehenge. Mengandaikan bahwa batu biru ini dibawa dari Wales dengan tenaga manusia dan bukannya oleh gletser sebagaimana dugaan Aubrey Burl, pelbagai cara untuk memindahkannya dengan menggunakan tali dan kayu. Pada 2001, suatu percobaan untuk mengalihkan satu batu besar sepanjang jalan darat dan laut yang mungkin dari Wales ke Stonehenge. Sukarelawan menariknya di atas luncur ( sledge ) kayu di daratan tetapi jika dipindahkan ke replika bot prasejarah, batu tersebut tenggelam diSelat Bristol.

Ukiran senjata pada sarsen adalah unik pada seni megalitikum di Kepulauan British ( British Isles ) di mana desain lebih abstrak, begitu juga batu berbentuk ladam kuda adalah luar biasa bagi kebudayaan yang mengatur batu dalam bentuk bundar. Motif tersebut biasa bagi penduduk Brittany pada masa itu dan pada dua fase Stonehenge telah dibangun di bawah pengaruh continental influence. Ini dapat menjelaskan pada satu tahap, tentang reka dan bentuk monumen, tetapi pada keseluruhannya, Stonehenge masih dapat dijelaskan dari segala konteks kebudayaan Eropa prasejarah.

Perkiraan mengenai tenaga manusia yang diperlukan untuk membangun pelbagai fase Stonehenge meletakkan jumlah keseluruhan yang terlibat atas berjuta jam manusia bekerja. Stonehenge I kemungkinan memerlukan sekitar 11.000 jam, Stonehenge II sekitar 360.000 dan pelbagai baian bagi Stonehenge III mungkin melibatkan sehingga 1.75 juta jam. Membentuk batu-batu ini diperkirakan memerlukan 20 juta jam manusia menggunakan perkakas primitif yang terdapat pada masa itu.

Mitos dan legenda
Batu Tumit ( The Heel Stone ) pada suatu masa dikenal sebagai Friar’s Heel. Cerita rakyat, yang tidak dapat dipastikan asalnya lebih awal dari abad ke tujuh belas, menceritakan asal nama batu ini.

Sebagian pendapat mendakwa Tumit Friar ( “Friar’s Heel” ) adalah perubahan nama “Freya’s He-ol” atau “Freya Sul”, dari nama Dewa Jerman Freya dan (didakwa) perkataan Welsh bagi “laluan” dan “hari matahari” menurut turutan.

Sebuah argumen yang mengejutkan tentang sejarah Stonehenge di kemukakan oleh seorang ahli Sejarah dan Topografi Irlandia, Gerald Wales. Dia menyebutkan bahwa Manusia Raksasa telah membawa batu-batu maha besar tersebut dari Afrika ke Inggris. Dari struktur geologi pada batu-batu penyusun Stonehenge sendiri memang menunjukkan bahwa batu-batu maha besar itu bukanlah berasal dari wilayah Eropa, karena strukturnya sangat berbeda, namun mirip dengan batu-batuan dari wilayah Afrika.

Stonehenge juga dikaitkan dengan legenda Raja Arthur. Geoffrey dari Monmouth berkata bahwa tukang sihir Merlin telah melakukan pemindahan Stonehenge dari Irlandia, di mana ia telah dibangun di Gunung Killaraus oleh raksasa yang membawa batu-batu tersebut dari Afrika.

Jika Manusia raksasa itu memang ada, seperti yang kita ketahui, pembangunan The Great Pyramid Giza Mesir, katanya juga ada sangkut pautnya dengan para Manusia Raksasa. Bagaimana cara mereka membawa batu-batu berat tersebut? Mungkin hal ini dimungkinkan jika Manusia Raksasa dengan tinggi 7-10 meter yang mengangkut sekaligus menyusun bebatuan tersebut.
Baca selengkapnya gan...

Kamis, 25 Maret 2010

Kuil Kamasutra



Seratus enam puluh tahun yang lalu di hutan sebelah utara India, reruntuhan dari kota besar yang hilang ditemukan. Ditengahnya, ada komplek Kuil paling rumit yang pernah ditemukan di India. Meski dielu-elukan sebagai karya terbesar dalam seni dan arsitektur, namun kuil tersebut melanggar sopan santun masyarakat yang telah beradab.

Sebab tembok kuil dipenuhi dengan gambaran seks paling eksplisit di dunia. Di tempat bangunan itu berdiri, tepatnya di bukit sebelah Utara India, dimana sungai membelah di tengahnya, dahulu pernah berdiri dinasti yang besar. Selama 300 tahun mereka hidup makmur.

Di suatu tempat yang disebut Khajuraho inilah mereka membangun gedung pemerintahan dan beberapa kuil terbesar yang pernah ada di India. Yang membuat Khajuraho ini sangat menarik wisatawan mancanegara adalah susunan mengagumkan dari ukiran-ukiran erotik. Sangat jelas ditampilkan setiap posisi seks yang dapat dibayangkan yaitu pertunjukan seks di abad pertengahan. Meski diukir ribuan tahun yang lalu, ukiran-ukiran ini masih memiliki kekuatan untuk membuat malu dan membangkitkan gairah. Dunia arkeologi hingga saat ini belum benar-benar mendapat jawaban yang memuaskan mengenai asal-usul pembuatan kuil-kuil ini. Mengapa di tempat suci kepercayaan mereka bisa terpasang relief-relief seperti ini?
apakah tujuan dari itu semua?

Seratus tahun yang lalu, saat kuil-kuil ini ditemukan, karya erotisme India yang kedua dipamerkan di dunia Barat. Tahun 1883 adalah publikasi rahasia pertama dari Kama Sutra, Prinsip Dasar Cinta. Dengan perhitungan yang sangat teliti, bahkan klinis buku itu memuat semua jenis hubungan seksual.Kama Sutra disusun pada abad 4 M oleh Malinaga Vatsayana. Ia mengajarkan anak muda tentang masalah universal mengenai bagaimana memiliki kehidupan memuaskan dan penuh secara seksual. Ia mengajarkan bagaimana menjadi suami yang baik dan pada wanita bagaimana menjadi istri yang baik. Ia menulis secara sensitif tentang menciptakan kepercayaan diri pada seorang gadis. Memperkenalkannya pada seks. "Wanita, memiliki sifat lembut, dan menginginkan awal yang lembut". Di Inggris, Ratu Victoria yang menekan kehidupan seksual, Kama Sutra dikutuk secara terbuka. Tapi segera ia jadi salah satu buku bajakan terbesar dalam bahasa inggris. Jika buku Kama Sutra hanya mendeskripsikan hubungan seksual, lain ukiran di Khajuraho yang menapilkannya pada umum, untuk dilihat semua orang.

Bangunan kuil ini sepintas memang terlihat serupa dengan konstruksi Katerdal Gothic di Eropa. Sejarawan Seni dari Univ Pennsylvania, Michael Meister, tertarik pada peran ukiran di kuil ini. Menurutnya, Kuil Khajuraho berasal dari abad 10-12 pada masa arsitektur di India. Penambahan ukiran di kuil adalah bagian dari kekhasan kuil yang menjadikan kuil itu model dari kosmos, yaitu bagaimana dunia diciptakan, dan perbedaan dari dunia. Di Khajuraho, kuil besar didirikan di podium tinggi. Lantai podium melambangkan dunia, di lantai bawah dasar podium saat berada di bawahnya ada papan gambar yang menempel di seluruh lantai bawah yang menunjukkan semua aspek dari kehidupan manusia. Ada relief yang menggambarkan prajurit, raja, dan pekerja yang mengukir batu untuk kuil. Dunia abad pertengahan India bukan merupakan dunia yang hebat. Banyak kebudayaan yang memiliki simbol untuk mewakili alam semesta, tapi hanya di India yang punya penekanan pada erotisme. Beberapa tahun kemudian, banyak ditemukan penjelasan lebih lanjut. Apakah tujuan dari ini semua merupakan murni agama, yaitu ujian bagi pendeta yang hidup selibat mengejek mereka dengan kesenagan duniawi? atau untuk tujuan komersial yang digunakan untuk menarik peziarah dengan mengiklankan prostitusi kuil? atau ukiran itu dijadikan pedoman?

Mungkinkah Kuil dibangun pada saat populasi menurun? Satu hal yang pasti, di India, seks dan agama selalu berjalan bersama. Hingga saat ini di Khajuraho hal tersebut masih tetap berlangung. Setiap tahun di musim gugur, para wanita desa ambil bagian dalam upacara kesuburan kuno. Setiap pagi mereka bangun saat subuh, memakai pakaian terbaiak mereka dan berjalan menuju kuil Chausath Yogini. Di sana, sebelum memasuki kuil, mereka memberi Persembahan bunga dan air. Para gadis berdoa agar pria baik dapat menjadi suaminya, wanita yang telah menikah berdoa agar diberikan anak. Sejarawan seni Devongan Nagasai adalah pemimpin dalam erotisme India. Ia menemukan bahwa Dewi Durga/ Dewi kesuburan memiliki akar kuno dalam aspek seksual dari agama di India. Gambar erotik dari abad 2 SM yang berhasil ditemukan pada seni India pada umumnya dianggap merupakan sesuatu yang dapat membawa keuntungan dan mereka diharapkan dapat mengusir setan. Gambar-gambar erotik telah ada sebelumnya, jauh hingga 2000 SM. Ukiran ini berasal dari pemujaan ibu para dewi. Ia memiliki kekuatan atas masalah dasar kehidupan.

Siapa yang membangun kuil dan dewa lainnya? Peneliti modern mengungkapkan bahwa jawaban itu melibatkan campuran kekuatan, agama dan seks. 40 mil disebelah Utara Khajuraho, terdapat reruntuhan kompleks istana. Dahulu, kompleks istana itu adalah kediaman salah satu pemimpin Dinasti yang sangat kuat di India, Pangeran Chandela. Pada abad 5 pusat perdagangan India mengalami penurunan. Kekuasaan dipindahkan ke pedalaman. Sama halnya di Eropa, India saat itu memasuki jaman kegelapan. Di Perguruan Tinggi Arsitektur dan Ukiran dekat Madras, Selatan India. Para pelajar mempelajari arti dari motif India kuno. Di bawah pengawasan akhli modern, mereka diajarkan memahat batu dengan menggunakan alat pemahat yang digunakan oleh pemahan jaman dulu.

Pada abad 10, dimana saat pembangunan kuil di Khajuraho dimulai keahlian mengukir di India mencapai puncaknya. Namun kompleknya, arti dari seni tersebut menyesatkan karena kebudayaan, penguasa kerajaan dan budak telah membangun takhyul. Ukiran elok di Khajuraho meghidupkan kembali kepercayaan ibu para dewi kuno pada kekuatan magis erotisme. Di Khajuraho, ukiran erotis memiliki peran baru. Kuil itu terdiri dari 2 bagian, area umum dan tempat suci di dalam yang dihubungkan dengan jalan pintas. Jalan itu adalah tempat manusia bertemu dewa dan disinilah letak ukiran erotis itu berada. Tradisi kuno yang menghubungkan manusia dengan Tuhan melalui seks tak mudah diterima di India modern. Menunjukkan kasih sayang yang umum seperti bergandengan tangan tak diperkenankan. 30 tahun yang lalu, saat kama sutra akhirnya diterbitkan dengan sah di barat, langsung menimbulkan kehebohan.

Kini India berada dalam transisi kebudayaan. Berjuang untuk mendamaikan masa lalu yang erotis dengan masa kini. Bila sejarah adalah petunjuk, India pada akhirnya akan menemukan cara untuk menggabungkan warisannya yang agung. India modern sangat menentang patung erotis di Khajuraho. Meski bangga dengan kemajuan artistiknya dan senang karena banyak turis yang tertarik untuk berkunjung, namun kini masyarakat modern di India telah berkembang jauh lebih sopan dibanding saat di bawah Raj Inggris. Setelah merdeka pada 1948, India membuat undang-undang yang melarang tigkah laku seksual semacam itu. Bahkan dikatakan, bahwa satu anggota parlemen mantan rekan Mahatma Gandhi dengan sungguh-sungguh menyarankan agar patung-patung di Khajuraho ditimbun.

sumber:http://dequeenisme.blogspot.com/2009/06/kuil-kama-sutra.html
Baca selengkapnya gan...

Jumat, 19 Februari 2010

Piramid di China???


Piramida “tersembunyi” di China mulai marak diperbincangkan setelah surat kabar harian Amerika Serikat – Rocky Mountain News, terbitan tanggal 31 Maret 1947 – menampilkan dengan jelas foto sebuah piramida raksasa yang diambil oleh penerbang Maurice Sheahan pada akhir Perang Dunia ke-2.



Maurice Sheahan mengambil foto tersebut ketika sedang mengudara di atas wilayah Propinsi Shensi, China. Sama halnya dengan Piramida di Bosnia, Piramida China sekilas memang terlihat seperti bukit / gunung. Vegetasi liar yang tumbuh di sekujur badan piramida mengaburkan pandangan akan bentuk sesungguhnya dari bangunan ini.

Tidak ada yang menyangka sebelumnya jika dibalik selimut lebat vegetasi liar itu tersembunyi khasanah arsitektur masa silam yang tak ternilai harganya. Bangunan inilah yang mungkin menjadi bagian dari kisah legenda piramida putih di China.



Beberapa arkeolog yang pernah mendatangi situs purbakala di propinsi Shensi memperkirakan tinggi salah satu piramida mencapai 300 meter. Piramida-piramida ditaksir telah berusia 4500 tahun, namun menurut catatan dua pedagang Australia di tahun 1912, seorang biksu setempat mengisahkan kepada mereka bahwa piramida telah dibangun 5000 tahun yang lalu.

Peneliti Jerman, Hartwig Hausdorf mengatakan terdapat kurang lebih ratusan piramida yang tersebar di daerah Shensi. Ukurannya pun bervariasi, yang terkecil mungkin hanya setinggi 4 – 5 meter, sedangkan yang terbesar memiliki ukuran yang hampir sama dengan Piramida matahari di situs purbakala Teotihucan, Meksiko.

Informasi mengenai piramida-piramida ini masih sangat sedikit, adanya kewenangan dari penduduk lokal yang menolak penggalian menjadi faktor penghambat penelitian lebih lanjut di situs yang dulunya pernah menjadi jantung dari peradaban China kuno ini.

Sumber:http://apakabardunia.com/post/misteri/misteri-piramida-china-yang-tersembunyi
Baca selengkapnya gan...

Kamis, 29 Oktober 2009

Pliosaurus

Seperti Naga ,penguasa Laut yang tak terkalahkan. Sang pengarung lautan di sebuah planet bernama "Bumi" pada zaman Jurassic. Tidak ada yang bisa kau lakukan ketika kau dikejar makhluk ini. Kau bisa berteriak, merintih kesakitan, dan menangis ; tapi itu tak akan bisa menolong dirimu dari sebuah takdir bernama kematian.







Nama:
Pliosaurus (Greek for "Pliocene lizard")
Habitat:
Laut dan Samudra di ekitar Eropa
Masa hidup:
Late Jurassic (150 juta tahun yang lalu)
Panjang(?):
17 meter doang
Makanan, cemilan:
ikan, reptil laut zaman purba (panjang sekitar 5m)
Ciri:
Mulut seperti buaya, mempunyai 1 buntut, 4 sirip besar
Panjang gigi:
30cm
Berat:
45.000kg

Tengkorak predator ini digali pada pertengahan tahun 2008 di Svalbard, dekat Samudera Arktik, oleh tim Norwegia . Tengkorak ini diperkirakan termasuk spesies baru pliosaurus.Seorang tokoh dari museum sejarah alam Universitas Oslo, Norwegia menuturkan, bahwa peneliti menemukan fosil Apatosaurus raksasa dengan panjang kurang lebih 17 meter ini di atas pulau Spitsbergen kepulauan Svalbard sekitar 500 km sebelah Utara daratan Norwegia pada Agustus lalu. Saat ini, masih ada sebagian fosil terkubur di sebuah lereng gunung yang masih belum tergali keseluruhannya."Gigitan terkuat yang pernah tercatat dalam setiap fosil atau makhluk hidup," Dr Jørn Hurum, pemimpin tim, mengatakan kepada Daily News. Konsultasi di Florida State University, tim Hurum menghitung bahwa kekuatan gigitan makhluk ini sebesar 33.000 N - empat kali dari Tyranosaurus Rex yang merupakan salah satu pemangsa besar.Bedasarkan beberapa penelitian 1 kali gigitan makhluk ini dapat memotong makhluk berukuran 5 meter dengan cepat.Makhluk ini juga dilaporkan juga memangsa T-rex, Allosauru, dkk.



Baca selengkapnya gan...

The Wanderer